Ciprut - Prut !!!

( Ilustrasi Pondok Pesantren )

Nama aslinya Alliza Lubabah. Tapi kami se genknya memanggil dia dengan sebutan Ciprut. Karena setiap kami memujinya dia selalu bilang "prut" dengan mulut yang dimanyunkan. Dia adalah putri dari pemangku pondok tempat kami belajar.

Meskipun dia seorang neng (sebutan untuk putri kyai), semangat belajarnya tinggi. Seperti Lubabah ummu fadhl istri paman Rasulullah Abbas bin Abdul  Muthollib. Beliau perempuan yang tangguh.

Perempuan pertama setelah Khadijah masuk Islam. Dari Lubabah Ummu Fadhl lah beberapa hadits keluar lewat putranya Abdullah.

Semangatnya belajar seperti semangatnya Lubabah Ummu Fadhl.

Lubabah putri satu-satunya abah yai, dia tak mengambil jarak dengan kami. Membaur, berinteraksi, guyon, begejekan selayaknya teman. Tidak ada jarak antara putri kyai dan santrinya.
Setelah lulus aliyah, lama tak bersua dengannya. Ketika haul pondok, saya sowan ke bunyai (ibu Ciprut). Eh, dia katut ikut pulang saya. Kangen dolan, Nggak ada yang ngajak jalan-jalan katanya.

Ya begitulah Ciprut tetap sederhana, menganggap saya yang santri ibunya adalah saudaranya.

Di tengah perjalanan, dia membahas tentang mesin cuci. Pasalnya dia mendapatkan hadiah mesin cuci dari salah satu wali santri. Dia menolaknya dan mengembalikannya.

No comments:

Post a Comment